Tintaindonesia.id, Pandeglang— Di momen Hari Lahir (Harlah) ke-72 bertajuk ‘meneguhkan khidmat pelajar menuju peradaban mulia’, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pandeglang, Rekan Uci menanggapi bahwa pada hari yang istimewa ini tidak hanya merayakan bertambahnya usia organisasi IPNU, tetapi juga merenungkan kembali nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pendiri IPNU terdahulu, Selasa (24/2/2026).
“Sejak berdirinya, IPNU telah menjadi wadah bagi para pelajar untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, serta masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebut, sebagai bagian dari IPNU semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga, mengembangkan, dan meneruskan perjuangan organisasi ini. Jangan hanya menjadikan IPNU sebagai tempat singgah, tetapi jadikan sebagai wadah pembelajaran,pengembangan, pengabdian, dan perjuangan.
Baca : Pernyataan Kontroversial Alumni LPDP Tuai Sorotan, Pemerintah Angkat Bicara
“Dalam momentum harlah ini, kita juga perlu memikirkan strategi konkret dan dirasakan untuk semakin memperkuat peran IPNU di tengah masyarakat,” terangnya.
Menurutnya, hal ini seharusnya bisa dengan mengoptimalkan proses kaderisasi dengan pendekatan yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Tak kalah penting juga dengan mengembangkan platform digital IPNU untuk menyebarkan dakwah yang relevan dengan kehidupan pelajar dan masyarakat secara luas.
“kita perlu terus melaksanakan kaderisasi agar kita bisa mencetak kader akder yang siap untuk memepertahankan dan meneruskan perjuangan dan Juga memperkuat sinergi dengan badan otonom NU lainnya, lembaga pendidikan, serta pemerintah daerah untuk meningkatkan dampak program kerja IPNU, serta mengadakan pelatihan keterampilan soft skill dan hard skill agar anggota IPNU lebih mandiri dan memiliki daya saing di dunia kerja maupun wirausaha,” ungkapnya.
Baca juga : Mahasiswa Tangerang Ajak Elemen Masyarakat Hadir Dalam Konsolidasi Akbar “Reformasi Polri”
Dengan strategi ini, ia berharap IPNU semakin dikenal, dicintai, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semua harus terus berkomitmen untuk menjaga eksistensi organisasi ini sebagai wadah pembelajaran, pengabdian, dan perjuangan bagi pelajar Nahdlatul Ulama.
Lebih lanjut, tetaplah berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), jadilah pelajar yang cerdas, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Bangun solidaritas, perkuat ukhuwah, dan terus berkontribusi bagi kemajuan organisasi, masyarakat, dan bangsa.
“Jangan takut untuk bermimpi besar,yang sering mendapatkan cacian makan dari orang lain karena dari IPNU inilah lahir generasi pemimpin yang siap membawa perubahan. Mari terus bergerak, menginspirasi, dan menjadi bagian dari solusi di tengah tantangan zaman. Mari bersama kita kuatkan IPNU demi masa depan generasi muda yang lebih cerah dan berakhlakul karimah,” tandasnya.
