Kajian Ramadan di Cikedal, Santri Lirboyo dan IPNU–IPPNU Bahas Keberkahan Bulan Suci

Berita323 Dilihat

Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU–IPPNU) Kecamatan Cikedal terus menggulirkan program Kajian Ramadan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026.

Dalam kajian tersebut yang dilaksanakan pada Sabtu, 7 Maret 2026, kegiatan berlangsung di mushola Kp Ciketar dengan menghadirkan Santri Lirboyo Ustadz Ilham, sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan yang berkolaborasi santri Lirboyo & PAC IPNU IPPNU Kecamatan Cikedal mengangkat tema “Mencari keberkahan di bulan suci Ramadhan”.

Baca : Anggaran Rp460 Miliar Dipertanyakan, LSMP Bongkar Dugaan Kejanggalan Proyek Pemkot Tangerang

Dalam sambutannya, perwakilan dari santri Lirboyo ia menyampaikan program program yang mereka laksanakan di bulan suci Ramadhan sebagai tugas yang perlu di lakukan sebagai tugas dari pondok pesantren.

“Jika disamakan dengan perkuliahan program kami sama halnya dengan KKN yang terjun langsung ke masyarakat cuman bedanya kami basicnya di pesantren,Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PAC IPNU IPPNU Cikedal sudah mau berkolaborasi dengan kami yang dimana program yang kami lakukan di antaranya bakti sosial,kultum, mengimami terawih, tahlil,gotong royong,membuat emping,bahkan dari kami ada yang sudah bisa membenarkan Sanyo dan wifi yang rusak” Jelasnya

Selain itu, Ketua PAC IPNU kecamatan Cikedal dalam sambutannya, Rekan Dimyati, turut menyampaikan pesan mengenai kegiatan tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Sohibul wilayah,para kasepuhan dan para santri Lirboyo yang sudah mau bekerja sama dengan kami semoga kerjasama ini bisa menjadi ladang ibadah kita dan bisa mempertemukan kita di akhirat kelak” Ujarnya

Perwakilan dari KUA Kec Cikedal,Ustadz Rohli merasa bangga karena masih ada penerus penerus yang siap memperjuangkan ke NU an dan ke Aswaja an untuk masa depan khususnya di kecamatan Cikedal.

“Bapak-bapak ibu-ibu bahwa kajian Ramadhan PAC IPNU IPPNU kec Cikedal & Santri Lirboyo ini yang mana saya selama 2 periode sebagai Tanfidziah,3 periode sebagai Syuriah dan sekarang naik ke PC NU sebagai wakil ketua & LD NU,Saya sangat merasa bangga karena di kecamatan Cikedal masih banyak Regenerasi Regenerasi yang siap meneruskan akidah akidah Ahlusunah wal jama’ah,yang dimana akidah akidah Ahlusunah wal jama’ah ini biasanya mayoritas di santri dan biasanya santri ini selalu di sepelekan padahal santri adalah yang paling terdepan” Ujarnya

Disambung juga oleh Sohibul wilayah,Bpk Ustadz Husnan menyampaikan harapannya untuk kader kader penerus perjuangan Nahdlatul Ulama.

“Kajian Ramadhan ini merupakan salah satu agenda besar terkait dengan ngaruhak bersama santri Lirboyo & PAC IPNU IPPNU kecamatan Cikedal,Semoga dengan adanya kajian ini bisa menambahkan keimanan dan ketaqwaan kita,Saya juga berharap bisa termotivasi dan bisa mengikuti Kaka Kaka nya untuk bisa menimba ilmu di Lirboyo karena scara ke ilmuan dan pengalaman nya sudah tidak di ragukan lagi” Ujarnya

Diskusi juga berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan, Rekan dion menyoroti hubungan suami istri ketika melaksanakan ibadah puasa.

Menanggapi hal tersebut, Ustadz Ilham menyampaikan ada cara cara tertentu agar puasa bisa di terima.

Baca juga : Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Tanggal di 10 Malam Terakhir Ramadan

“Ketika kita sedang melakukan ibadah suami istri akan tetapi keburu adzan sudah langsung di cabut itu tidak membatalkan puasa kita adapun mandinya nanti bisa di laksanakan ketika mau shalat” Ungkapnya

Kajian Ramadan ini diselenggarakan oleh PAC IPNU–IPPNU Cikedal & santri Lirboyo dengan melibatkan pengurus PAC, PK, dan PR di bawah naungan kecamatan.

Ketua PAC IPPNU Cikedal, Rekanita Jeni Aulia Sari berharap kegiatan ini dapat terus di laksanakan setiap tahunnya untuk memberikan investasi pemikiran bagi kader dan anggota.

“Melalui kajian ini, saya berharap semoga kami bisa terus melaksanakan kegiatan seperti ini setiap tahunnya karena melalui kegiatan ini kita bisa memberikan investasi Pemikiran dan juga menciptakan rasa kebersamaan dan kesolidaritasan para pengurus dan anggota,” tutup Rekanita Jeni Aulia Sari.