Enam Bangunan Industri di Cikupa Dilalap Api, Sejumlah Ledakan Terdengar

Berita229 Dilihat

Tintaindonesia.id, Kabupaten Tangerang – Kebakaran besar melanda kawasan industri di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, (14/6/2026). Sedikitnya enam bangunan industri dilaporkan terdampak dalam peristiwa yang mengundang perhatian warga akibat besarnya kobaran api dan kepulan asap yang membumbung tinggi ke udara.

Api diketahui muncul dari salah satu bangunan di kawasan industri sebelum kemudian merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan. Kondisi tersebut membuat kebakaran dengan cepat meluas dan menghanguskan sejumlah fasilitas usaha yang berada di lokasi.

Beberapa bangunan yang terbakar diketahui digunakan untuk berbagai aktivitas industri, mulai dari gudang penyimpanan bahan produksi hingga tempat pengolahan material industri. Banyaknya material yang mudah terbakar diduga turut mempercepat penyebaran api.

Baca : Wamen PPPA Pastikan Bocah Korban Bullying hingga Kesetrum Berhak Dapat Ganti Rugi

Di tengah proses pemadaman, terdengar beberapa kali suara ledakan dari dalam area yang terbakar. Ledakan tersebut membuat petugas harus meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi membahayakan keselamatan personel yang sedang bertugas di lapangan.

Puluhan petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah armada diterjunkan untuk menangani insiden tersebut. Mereka berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain yang masih berada di sekitar kawasan industri.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah tantangan, termasuk hembusan angin yang cukup kencang sehingga api terus bergerak ke berbagai arah. Selain itu, kebutuhan pasokan air yang besar juga menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran.

Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja dilaporkan mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis. Kondisi korban terus dipantau untuk memastikan proses pemulihannya berjalan dengan baik.

Baca juga : Ketua IDEA: Pengamanan Ketat Aksi Bundaran HI Picu Pertanyaan tentang Ruang Demokrasi

Hingga Minggu malam pukul 23.30 WIB, kobaran api dilaporkan masih terlihat di sejumlah titik dan proses pemadaman terus berlangsung. Petugas berjibaku melakukan penyekatan serta pendinginan untuk mencegah api meluas ke area industri lainnya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah api berhasil dikendalikan sepenuhnya, petugas akan melanjutkan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Area kebakaran juga diamankan guna menghindari risiko bagi masyarakat yang ingin mendekati lokasi kejadian.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Besaran kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut juga masih didata seiring dengan proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi kebakaran. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan evaluasi guna memastikan standar keselamatan di kawasan industri dapat berjalan lebih optimal demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *