Prabowo Subianto Kecam Keras Aksi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis

Berita315 Dilihat

Tintaindonesia.id, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan kecaman tegas terhadap insiden penyiraman air keras yang menimpa seorang aktivis. Ia menilai tindakan tersebut sebagai perbuatan keji yang tidak mencerminkan nilai kemanusiaan, Jum’at (20/3/2026).

Dalam keterangannya, Presiden menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kekerasan yang sangat serius. Bahkan, ia mengategorikannya sebagai tindakan terorisme karena dampaknya yang mengancam keselamatan dan rasa aman masyarakat.

Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh memberikan ruang terhadap tindakan kekerasan seperti ini. Ia meminta agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk menangani kasus tersebut.

Baca : Cuaca Terasa Semakin Panas dan Gerah, Ini Penjelasan BMKG

Menurutnya, proses hukum harus berjalan secara menyeluruh dengan mengungkap pelaku serta pihak-pihak yang terlibat. Penindakan yang tegas dinilai penting untuk memberikan keadilan bagi korban sekaligus efek jera bagi pelaku.

Peristiwa ini pun menuai perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat sipil dan pegiat hak asasi manusia. Banyak pihak menilai aksi tersebut sebagai ancaman serius terhadap kebebasan berpendapat.

Presiden juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap setiap warga negara. Ia memastikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan masyarakat dari berbagai bentuk ancaman kekerasan.

Baca juga : Malam Takbiran, Sudirman–Thamrin Ditutup Mulai Sore Hari untuk Car Free Night

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan agar segala bentuk intimidasi maupun teror terhadap aktivis tidak dibiarkan berkembang. Ia menilai hal tersebut dapat merusak iklim demokrasi jika tidak ditangani dengan serius.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus berupaya memperkuat perlindungan terhadap kelompok masyarakat sipil. Aktivis yang menyuarakan kepentingan publik harus mendapatkan jaminan keamanan dalam menjalankan perannya.

Dengan sikap tegas dari pemerintah, diharapkan penanganan kasus ini dapat berjalan transparan dan cepat. Presiden berharap keadilan dapat ditegakkan serta menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang.