KKN Kelompok 15 UNIS Tangerang Hadir di Desa Daon untuk Dukung Pembangunan Masyarakat

Berita125 Dilihat

Tintaindonesia.id, Kabupaten Tangerang – Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) Kelompok 15 Universitas Islam Syehk Yusuf (UNIS) Tangerang resmi memulai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Daon, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Program KKK (Kuliah Kerja Kemasyarakatan) ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 28 Juli hingga 28 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Daon menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKK UNIS Tangerang. Ia berharap pelaksanaan KKK dapat menjadi sarana Pembelajaran secara langsung yang produktif antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Daon, khususnya pada sektor pengembangan sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Baca : IDEA Soroti Temuan Berulang BPK di DPUPR Kota Tangerang, Desak Transparansi Tindak Lanjut Rekomendasi

Ketua Pelaksana KKK Kelompok 15, Ahmad Habiburrohman, menegaskan komitmen seluruh peserta KKK untuk berkontribusi secara aktif selama masa pengabdian di Desa Daon.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak nyata, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Kami berharap setiap kegiatan yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Daon,” ujarnya.

Baca juga : Komunikasi Budaya dan Pembentukan Identitas Sosial Di Era Globalisasi: Tantangan dan Peluang dalam Masyarakat Multikultural

Selama satu bulan pelaksanaan KKK, mahasiswa akan menjalankan berbagai program melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan masyarakat, kegiatan pendidikan, pemeriksaan kesehatan, serta pemberdayaan UMKM dengan berkolaborasi bersama pemerintah desa dan warga setempat.

Dengan mengusung semangat kolaborasi, pengabdian, dan pemberdayaan masyarakat, KKK Kelompok 15 UNIS Tangerang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Desa Daon serta mendukung terwujudnya desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *