Pemasangan Pipa PDAM di Jalur Sepatan–Rajeg Picu Kemacetan Parah, Warga Keluhkan Proyek “Grasah-Grusuh”

Berita42 Dilihat

Tintaindonesia.id, Tangerang – Kemacetan parah terjadi di Jalan Ahmad Yani, jalur penghubung Kecamatan Sepatan dan Rajeg, tepatnya di wilayah Kampung Nanggul RT setempat, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. Arus kendaraan tersendat akibat aktivitas pemasangan pipa PDAM yang dinilai dilakukan secara terburu-buru tanpa memperhatikan dampak terhadap masyarakat dan pengguna jalan, Sabtu (16/5/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular cukup panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Kondisi jalan yang menyempit akibat galian proyek membuat pengendara harus bergantian melintas, sehingga memperparah kepadatan lalu lintas di jalur utama tersebut.

Warga sekitar mengeluhkan proses pengerjaan proyek yang dianggap “grasah-grusuh” dan minim pengaturan lalu lintas. Tidak sedikit pengendara yang terjebak kemacetan hingga puluhan menit akibat tidak adanya rekayasa jalan maupun petugas pengatur kendaraan yang memadai di lokasi pekerjaan.

Baca : Rupiah Melemah, Dolar AS Tembus Rp17.505 pada Pertengahan Mei 2026

“Ini jalan utama penghubung Sepatan dan Rajeg, tapi pengerjaannya seperti tidak ada perencanaan matang. Masyarakat yang jadi korban kemacetan setiap hari,” ujar salah satu warga sekitar.

Selain memicu kemacetan, proyek pemasangan pipa tersebut juga dikeluhkan karena dianggap mengganggu aktivitas ekonomi warga dan akses masyarakat sekitar. Debu, jalan berlumpur, hingga potensi kecelakaan akibat bekas galian menjadi kekhawatiran warga yang setiap hari melintas di lokasi.

Baca juga : Mahasiswa Soroti Kinerja Polres Aceh Singkil terkait Kasus Pembunuhan di Tanah Bara

Masyarakat meminta pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap metode pengerjaan di lapangan. Warga berharap pekerjaan infrastruktur tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, bukan justru menambah persoalan baru di tengah aktivitas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait keluhan masyarakat maupun upaya penanganan kemacetan yang terjadi di lokasi pengerjaan pemasangan pipa PDAM tersebut.