Tintaindonesia.id, Tangerang – Aktivitas tempat hiburan malam (THM) di wilayah Panongan, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan oleh kalangan pondok pesantren. Kebisingan yang ditimbulkan dari musik keras dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan pendidikan keagamaan.
Sejumlah THM yang beroperasi di kawasan tersebut disebut menghasilkan suara musik dengan intensitas tinggi hingga terdengar ke area beberapa pondok pesantren. Kondisi ini memicu keresahan, terutama bagi para santri yang tinggal dan belajar di sekitar lokasi.
Kebisingan tersebut tidak hanya mengganggu waktu istirahat malam, tetapi juga berdampak pada kegiatan belajar mengajar para santri. Lingkungan yang seharusnya tenang menjadi kurang kondusif akibat suara dentuman musik dari luar area pesantren.
Baca : PMII: Laboratorium Kepemimpinan Bagi Kaum Intelektual Mahasiswa
Pihak pondok pesantren dan tokoh masyarakat setempat menyampaikan keberatan atas situasi ini. Mereka menilai aktivitas hiburan malam seharusnya memperhatikan kondisi sosial dan keberadaan lembaga pendidikan keagamaan di sekitarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Camat Panongan menyatakan akan segera mengambil langkah dengan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah THM yang beroperasi di wilayahnya. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk respons atas aduan masyarakat.
Dalam pelaksanaan sidak nanti, pihak kecamatan akan meninjau langsung operasional tempat hiburan tersebut, termasuk aspek perizinan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Jika ditemukan adanya pelanggaran, pemerintah kecamatan tidak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan guna menjaga ketertiban serta kenyamanan lingkungan sekitar.
Baca juga : Diduga Langgar PBG dan Tak Kantongi AMDAL, HIPTAR Kepung PT Duta Abadi Primantara: Koordinator Aksi Mengaku Diintimidasi
Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait seperti Satpol PP dan dinas teknis lainnya juga akan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan menyeluruh.
Dengan adanya rencana sidak tersebut, diharapkan persoalan kebisingan dari THM dapat segera teratasi. Pemerintah diharapkan mampu menyeimbangkan antara aktivitas usaha hiburan dan ketenangan lingkungan pendidikan, khususnya bagi para santri di wilayah Panongan.
