PMII: Laboratorium Kepemimpinan Bagi Kaum Intelektual Mahasiswa

Opini49 Dilihat

Oleh: Sahabat Riki Ade Suryana
‎(Kader PMII Cabang Kota Tangerang)

Tintaindonesia.id, Opini – Tepat pada 17 April 2026, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menapaki usia ke-66 tahun. Sebuah perjalanan panjang yang tidak hanya sekadar angka, melainkan rekam jejak pengabdian dalam mencetak kader-kader bangsa yang memegang teguh nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Bagi kita, PMII bukan sekadar organisasi tempat berkumpul, melainkan sebuah “Laboratorium Kepemimpinan” yang sesungguhnya.

Di dalam PMII, mahasiswa tidak hanya diajarkan untuk cakap secara akademis, tetapi ditempa untuk memiliki kepekaan sosial. Sebagai laboratorium, PMII menyediakan ruang bagi setiap kader untuk bereksperimen dengan gagasan, berdialektika dengan realitas, dan mengasah ketajaman analisis melalui paradigma Ahlussunnah wal Jama’ah. Di sinilah karakter pemimpin yang moderat, toleran, dan revolusioner dibentuk.

Refleksi Harlah tahun ini membawa kita pada satu perenungan: Sejauh mana kepemimpinan kita berdampak bagi masyarakat? Di Tangerang, tantangan zaman semakin kompleks. Laboratorium PMII menuntut kader untuk keluar dari zona nyaman. Pemimpin yang lahir dari rahim PMII harus mampu menjadi jembatan bagi persoalan umat dan masyarakat mulai dari isu pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan pemuda di tingkat lokal.

‎Memasuki usia ke-66, laboratorium kepemimpinan ini juga harus bertransformasi. Kader PMII ditantang untuk menguasai teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai santri pergerakan. Inovasi dan kreativitas adalah instrumen baru dalam dakwah dan perjuangan kita hari ini. Kita tidak boleh gagap teknologi, melainkan harus mampu menjinakkan arus digital demi kemaslahatan organisasi dan bangsa.

Harlah PMII 17 April 2026 adalah momentum untuk memperkuat barisan. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai tempat belajar yang tak pernah usai. Menjadi pemimpin bukan tentang mendapatkan jabatan, tapi tentang seberapa besar tanggung jawab yang kita pikul untuk membawa perubahan positif.

Selamat Harlah PMII ke-66. Mari terus bergerak, berproses, dan berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negeri.

‎​Tangan Terkepal dan Maju ke Muka!
‎Dzikir, Fikir dan Amal Shaleh
‎Salam Pergerakan!