Tabrakan di Poris! Kereta Bandara Soetta Anjlok Usai Hantam Truk Kontainer

Berita572 Dilihat

Tintaindonesia.id, Tangerang – Insiden kecelakaan melibatkan kereta bandara terjadi di wilayah Poris, Kota Tangerang, pada Jumat (20/2/2026) pagi. Rangkaian Kereta Api Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) dilaporkan menabrak sebuah truk kontainer di perlintasan sebidang antara Stasiun Poris dan Stasiun Batu Ceper sekitar pukul 06.05 WIB. Akibat benturan tersebut, satu rangkaian kereta keluar jalur dan mengalami anjlok.

Peristiwa ini langsung menyebabkan gangguan operasional perjalanan kereta di lintas Tangerang–Jakarta. Sejumlah perjalanan kereta terpaksa dihentikan sementara guna memastikan keselamatan penumpang serta memberikan ruang bagi proses evakuasi di lokasi kejadian.

Berdasarkan dokumentasi foto dan video yang beredar, bagian depan kereta tampak mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dengan truk kontainer. Kendaraan truk yang terlibat juga terlihat masih berada di sekitar rel saat proses penanganan berlangsung.

Baca : OTT Depok, Reformasi Moral dan Diamnya Presiden

Pihak KAI Commuter menyampaikan bahwa insiden tersebut berdampak pada pola operasi perjalanan kereta. Beberapa jadwal perjalanan terpaksa dibatalkan maupun dialihkan untuk meminimalisir dampak terhadap pengguna jasa transportasi kereta.

Akibat gangguan ini, layanan Commuter Line relasi Duri–Tangerang sempat mengalami pembatasan perjalanan. Sebagian perjalanan hanya dilayani hingga stasiun tertentu, sementara perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dilakukan penyesuaian.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap penumpang, KAI Commuter menyediakan layanan pengembalian dana penuh bagi pengguna yang terdampak pembatalan perjalanan. Selain itu, petugas juga membantu penumpang mendapatkan alternatif transportasi lanjutan.

Baca juga : Resmi Dilantik, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Tangerang Siap Perkuat Kaderisasi 2025–2027

Dalam keterangan resminya, manajemen KAI Commuter memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang dan petugas kereta berhasil dievakuasi dengan selamat dari rangkaian yang mengalami anjlok.

Proses evakuasi kereta dan perbaikan jalur rel dilakukan oleh petugas gabungan guna mempercepat normalisasi operasional. Pihak terkait juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan akibat aktivitas evakuasi dan penanganan di perlintasan. Aparat kepolisian bersama petugas setempat melakukan pengaturan lalu lintas dan mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.