Demo Ojol Kepung Monas, 1.541 Polisi Disiagakan Jaga Ibukota

Berita516 Dilihat

Tintaindonesia.id, Jakarta – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi para pengemudi terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, Rabu (14/1/2025).

Untuk mengantisipasi potensi keramaian dan menjaga ketertiban umum, aparat kepolisian menyiagakan sebanyak 1.541 personel gabungan. Kekuatan pengamanan ini berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga polsek jajaran yang telah disiapkan sejak pagi hari.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman dan damai. Ia menegaskan, kepolisian hadir untuk memberikan pelayanan sekaligus menjamin hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi di muka umum.

Baca : Pelantikan Komisariat Universitas Tangerang Raya: Dorong Transformasi Kepemimpinan Menuju Gerakan Intelektual yang Kritis dan Bertanggung Jawab

Dalam pengamanan tersebut, personel kepolisian tidak dibekali senjata api. Aparat di lapangan diarahkan untuk mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional agar pelaksanaan aksi tetap kondusif serta terhindar dari benturan yang tidak diinginkan.

Kepolisian juga mengimbau para peserta unjuk rasa agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan provokatif. Massa diminta tidak melakukan perusakan fasilitas umum dan tetap mengikuti aturan yang berlaku selama aksi berlangsung.

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas dan sekitarnya diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang dapat memicu keresahan. Pengendara yang melintas di sekitar lokasi juga disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas.

Baca juga : Aktivis Perempuan Apresiasi atas Komitmen Sufmi Dasco Ahmad dalam Menjembatani Kepentingan Rakyat: Tak Kenal Waktu Libur Bekerja Untuk Rakyat

Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Petugas telah menyiapkan beberapa skema pengalihan arus kendaraan jika terjadi penumpukan massa di sekitar titik aksi.

Dengan berbagai langkah pengamanan tersebut, aparat kepolisian berharap aksi unjuk rasa dapat berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Selain aspirasi peserta aksi dapat tersampaikan, aktivitas masyarakat umum di sekitar lokasi diharapkan tetap dapat berlangsung sebagaimana mestinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *