Waktu Tinggal Hitungan Hari, Pemkot Tangerang Kejar Serapan Anggaran 2025 yang Masih 81 Persen

Berita609 Dilihat

Tintaindonesia.id, Kota Tangerang — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, realisasi serapan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tercatat masih berada di angka 81 persen. Data tersebut dihimpun hingga 26 Desember 2025, atau tiga hari sebelum tahun anggaran resmi berakhir, Selasa (30/12/2025).

Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan kondisi normal menjelang akhir tahun. Ia menjelaskan, penyerapan anggaran umumnya mengalami lonjakan pada hari-hari terakhir karena proses administrasi belanja, khususnya belanja modal, baru dapat diselesaikan setelah pekerjaan fisik rampung.

Menurut Ruta, keterlambatan serapan terutama terjadi pada dinas-dinas teknis yang menangani proyek konstruksi dan pengadaan. Hal ini disebabkan oleh keharusan verifikasi lapangan, penyusunan laporan pertanggungjawaban, serta penyelesaian dokumen seperti SPJ dan PHO, yang memerlukan ketelitian dan waktu.

Baca : Tabrakan Beruntun Trailer di Jakut, Sopir Bajaj Terjepit dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Berbeda dengan belanja teknis, belanja rutin seperti gaji pegawai dan operasional kantor relatif tidak mengalami kendala karena telah terjadwal secara bulanan. Oleh karena itu, fluktuasi serapan anggaran lebih banyak dipengaruhi oleh progres fisik dan administrasi proyek pembangunan.

Untuk mengoptimalkan waktu yang tersisa, Pemkot Tangerang telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera merampungkan seluruh dokumen pencairan. Instruksi tersebut disampaikan langsung dalam apel internal guna memastikan tidak ada hambatan administratif yang berlarut.

Ruta menegaskan bahwa pimpinan daerah menargetkan serapan anggaran 2025 dapat menembus angka di atas 90 persen. Optimisme ini didasarkan pada laporan sejumlah OPD yang masih aktif memproses pencairan anggaran, bahkan di tengah masa libur akhir tahun.

Baca juga : Saham RLCO Melejit 950 Persen dalam Sebulan, Antrean Beli Menggunung di Level ARA

Pemkot Tangerang juga terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap realisasi anggaran setiap OPD. Langkah ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala sejak dini dan mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan.

Sebagai perbandingan, pada tahun anggaran sebelumnya, Pemkot Tangerang berhasil mencatatkan serapan anggaran hingga 94 persen. Capaian tersebut menjadi tolok ukur sekaligus motivasi agar realisasi anggaran tahun 2025 tetap optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat.