Prakiraan Cuaca Banten 26 Desember 2025: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan

Berita478 Dilihat

Tintaindonesia.id, Banten — Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Banten pada Jumat, 26 Desember 2025, diprakirakan akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Situasi ini merupakan dampak dari masih aktifnya musim hujan yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Banten, Jum’at (26/12/2025).

Sejumlah daerah seperti Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon diperkirakan mengalami hujan sejak siang hingga malam hari. Hujan yang turun berpotensi disertai angin dengan kecepatan sedang, meski tidak merata di seluruh wilayah.

Wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan juga diprediksi mengalami kondisi cuaca serupa. Pada pagi hari cuaca cenderung berawan, namun memasuki siang hingga sore hari hujan ringan diperkirakan mulai turun di sejumlah titik.

Baca : Lonjakan Wisatawan Padati Kawasan Puncak Bogor Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Suhu udara di Provinsi Banten berada pada kisaran 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Kondisi ini mencerminkan karakteristik cuaca musim penghujan yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, khususnya di luar ruangan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air dan banjir lokal, terutama di wilayah yang selama ini dikenal rawan banjir. Pengendara juga diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca juga : Sosialisasi Program Bangga Kencana di Desa Sumberjaya Tekankan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selain itu, cuaca hujan juga berpotensi mengganggu aktivitas wisata dan perjalanan masyarakat yang masih berlangsung pada periode libur Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, perencanaan perjalanan yang matang sangat disarankan.

Bagi nelayan dan pelaku aktivitas di wilayah pesisir, kondisi cuaca yang tidak menentu perlu menjadi perhatian serius. Gelombang laut berpotensi mengalami peningkatan, sehingga kehati-hatian dalam melaut sangat diperlukan.

Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini dan mengambil langkah antisipatif untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem selama musim hujan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *