PP IPNU Nilai Kampung Haji Indonesia Wujud Kepedulian Negara terhadap Jemaah

Berita376 Dilihat

Tintaindonesia.id, Jakarta – Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), Agus Suherman Tanjung, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan dan progres signifikan yang dicapai Kepala Danantara Rosan Roslaeni dalam mewujudkan Kampung Haji Indonesia di Makkah, sebuah gagasan strategis yang diinisiasi oleh Bapak Prabowo Subianto.

Menurut Tanjung, Kampung Haji merupakan langkah visioner yang menunjukkan keseriusan Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia di Tanah Suci. Ia menilai, progres yang telah dicapai Rosan Roslaeni patut diapresiasi karena mampu menerjemahkan gagasan besar tersebut ke dalam langkah-langkah konkret dan terukur.

Baca : Menjaga Arah Pembangunan: Catatan Akhir Tahun atas Kepemimpinan Maesyal–Intan di Kabupaten Tangerang

“Kami dari PP IPNU mengapresiasi kinerja dan komitmen Saudara Rosan Roslaeni dalam merealisasikan Kampung Haji. Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi wujud kepedulian negara terhadap kenyamanan, keamanan, dan martabat jemaah haji Indonesia,” ujar Tanjung.

Tanjung menjelaskan bahwa kehadiran Kampung Haji di Makkah akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya para jemaah. Kampung Haji diharapkan dapat menjadi pusat layanan terpadu yang lebih terkoordinasi dan ramah bagi jemaah Indonesia.

Baca juga : Diskusi Publik HMI Tigaraksa: Sinergi dan Komunikasi Jadi Kunci Harmonisasi Otonomi Desa dan Demokrasi Pemilu

Selain itu, Kampung Haji juga dinilai dapat menekan biaya operasional haji dan umrah dalam jangka panjang, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia. Dari sisi sosial dan ekonomi, Kampung Haji berpotensi membuka ruang kolaborasi dan pemberdayaan sumber daya manusia Indonesia di Tanah Suci.

“Dengan adanya Kampung Haji, jemaah Indonesia tidak hanya merasa lebih nyaman, tetapi juga lebih terlindungi dan terlayani sesuai dengan karakter serta kebutuhan budaya bangsa kita,” tambah Tanjung.

PP IPNU berharap, pembangunan dan pengelolaan Kampung Haji ke depan dapat terus melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda, agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas dan berkelanjutan.