Tintaindonesia.id, Jakarta— Aksi massa di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, berujung ricuh setelah kediaman anggota DPR RI Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, diserang dan dirusak. Ratusan orang yang terlibat dalam aksi tersebut memaksa masuk ke rumah legislator tersebut, merusak sejumlah fasilitas, hingga menjarah beberapa barang pribadi, Sabtu (30/8/2025).
Informasi di lapangan menyebutkan, kerumunan massa tidak hanya merusak bagian rumah, tetapi juga mengacak-acak isi garasi yang berisi kendaraan mewah. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi aksi unjuk rasa yang menolak berbagai kebijakan pemerintah dan mempertanyakan peran DPR.
Sebelumnya, Ahmad Sahroni sempat menjadi sorotan publik setelah pernyataannya yang dinilai merendahkan rakyat terkait wacana pembubaran DPR. Hal inilah yang disebut-sebut turut memicu gelombang kemarahan, hingga massa menjadikan rumahnya sebagai sasaran aksi.
Baca : Pemkot Tangerang Tebar 16 Ton Beras Murah, Warga Bisa Belanja Hemat di 13 Kecamatan
Kondisi semakin memanas ketika aparat keamanan yang dikerahkan tidak mampu sepenuhnya mengendalikan situasi. Bentrokan pun sempat terjadi di sekitar lokasi, sebelum akhirnya polisi berhasil membubarkan massa yang masih bertahan.
Pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah kerugian maupun barang-barang yang hilang. Namun, sejumlah saksi mata menyebutkan beberapa unit kendaraan mewah Sahroni mengalami kerusakan serius.
Menyusul insiden tersebut, polisi mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam perusakan. Proses penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap aktor di balik kericuhan yang menyebabkan kerugian besar tersebut.
Baca juga : NasDem Rotasi Ahmad Sahroni dari Wakil Ketua Komisi III DPR ke Komisi I
Di sisi lain, pengamat politik menilai bahwa kejadian ini menjadi refleksi dari ketegangan hubungan antara elit politik dan rakyat. Ucapan serta sikap para pejabat publik dinilai harus lebih berhati-hati agar tidak memperburuk situasi yang sudah sensitif.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Tanjung Priok berangsur kondusif dengan penjagaan ketat aparat kepolisian. Namun, publik masih menanti langkah tegas pemerintah dan DPR untuk meredam amarah masyarakat yang kian memuncak.