Tintaindonesia.id, Lebak – Suasana acara Halal Bihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten Lebak pada Senin, 30 Maret 2026, mendadak memanas setelah terjadi adu argumen antara Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah.
Insiden tersebut terjadi di Pendopo Bupati Lebak saat acara yang seharusnya menjadi momentum mempererat silaturahmi pasca Idulfitri. Berdasarkan pantauan di lokasi, ketegangan muncul saat Bupati menyinggung kebijakan Wakil Bupati yang dinilai tidak sesuai dengan aturan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tugas dan kewenangan Wakil Bupati telah diatur dalam Undang-Undang ASN, khususnya Pasal 66. Ia menyebut bahwa Wakil Bupati tidak diperkenankan mengambil langkah tertentu tanpa adanya delegasi atau saat kepala daerah berhalangan.
Baca : RESENSI BUKU : Aktivisme Hukum Mahasiswa untuk Reformasi Pemilu
Situasi semakin memanas ketika pernyataan Bupati menyentuh ranah pribadi Wakil Bupati, termasuk menyinggung masa lalu Amir Hamzah. Ucapan tersebut memicu reaksi spontan dari Wakil Bupati yang berdiri dari tempat duduknya, sehingga suasana menjadi tegang dan harus diredam oleh sejumlah pejabat yang hadir.
Menanggapi kejadian tersebut, Amir Hamzah mengaku merasa tersinggung dan menilai pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan dalam forum resmi. Ia menegaskan bahwa acara Halal Bihalal seharusnya menjadi ajang mempererat persatuan, bukan justru menimbulkan konflik di ruang publik.
Menurutnya, sebagai pejabat publik, setiap persoalan seharusnya disampaikan secara proporsional dan tidak mengarah pada serangan personal. Ia juga menyebut bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.
Baca juga : ORADO Kabupaten Tangerang Resmi Gelar Kejurda Domino 2026, Siap Lahirkan Atlet Berprestasi
Sementara itu, Bupati Lebak menjelaskan bahwa ucapannya tidak bermaksud menyudutkan Wakil Bupati. Ia menyebut gaya penyampaiannya dipengaruhi oleh intonasi, serta menilai bahwa pernyataannya justru mengandung pengakuan atas capaian Amir Hamzah.
Bupati juga menambahkan bahwa Wakil Bupati merupakan sosok yang berprestasi dan pernah mendapatkan penghargaan, sehingga tidak ada niat untuk menjatuhkan secara pribadi.
Insiden ini menjadi sorotan publik karena terjadi dalam momen yang semestinya penuh kebersamaan dan saling memaafkan. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lanjutan terkait langkah penyelesaian atas ketegangan tersebut.








