Tintaindonesia.id, Pandeglang — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) bersama mitra kerja menggelar kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Kantor Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (24/12/2025) mulai pukul 08.30 WIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BKKBN Pusat, BKKBN Provinsi Banten, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Komisi III dan Komisi IV, Dinas DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Camat Sumur, kader dan penyuluh KB, serta masyarakat setempat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pembangunan keluarga secara menyeluruh melalui Program Bangga Kencana, sebagai upaya mewujudkan keluarga berkualitas, menurunkan angka stunting, serta menyiapkan generasi emas Indonesia.
Camat Sumur Aan Sampurna, S.Sos. selaku tuan rumah dalam sambutannya menegaskan bahwa esensi Program Bangga Kencana tidak semata-mata berbicara tentang jumlah anak, melainkan kualitas keluarga.
Baca : Sosialisasi Program Bangga Kencana di Menes Perkuat Perlindungan Anak dan Ketahanan Keluarga
“Pembentukan karakter anak adalah tanggung jawab utama orang tua. Sekolah memberikan ilmu, namun keluarga adalah sekolah pertama dengan ikatan emosional yang tidak tergantikan,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh orang tua untuk hadir secara penuh dalam mendidik anak demi mencetak generasi berkarakter kuat di masa depan.
Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Komisi III, Yati Mujati, S.E., menyampaikan bahwa Program Bangga Kencana merupakan upaya merencanakan keluarga dengan baik menuju Indonesia Emas. Ia menekankan pentingnya pendewasaan usia perkawinan, dengan usia ideal minimal 21 tahun, serta menghindari empat terlalu dalam membangun keluarga, yakni terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering, dan terlalu banyak.
Ia juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan menegaskan pentingnya peran ayah dan ibu dalam menyiapkan anak menuju masa depan yang berkualitas. Program Makan Bergizi Gratis juga disebut sebagai bagian penting dalam pencegahan stunting.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Komisi IV, Erin Febriana Ansori, S.IP., M.M., menegaskan bahwa Program Bangga Kencana bertujuan membangun keluarga berkualitas, meningkatkan kesejahteraan, serta melahirkan generasi emas.
Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah kekerasan dalam rumah tangga dan mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan dari desa dan program makan bergizi gratis.
Direktur Bina Peran Masyarakat BKKBN Pusat, Yuda Ganda Putra, S.IP., M.M., menyampaikan salam hormat dari Menteri Kemendukbangga serta menegaskan komitmen pemerintah agar Program Bangga Kencana benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Sumur.
Ia menjelaskan bahwa selain program keluarga berencana, Kemendukbangga juga menjalankan pembangunan keluarga melalui program Generasi Berencana (GenRe) yang menyasar remaja, penguatan 8 fungsi keluarga, serta lima pilar kependudukan.
Ia juga memaparkan Program Quick Wins Bangga Kencana, meliputi:
- GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting),
- TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak),
- GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia),
- SIDAYA (Lansia Berdaya),
AI Super Apps, aplikasi berbasis kecerdasan buatan untuk konsultasi keluarga dan pengasuhan.
Baca juga : BLT Mandek Barcode, Dinas Sosial Gagal Hadir Untuk Masyarakat Kabupaten Tangerang
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Ir. Rusman Efendi, M.M., menekankan bahwa Program Bangga Kencana harus diselaraskan dengan kondisi sosial masyarakat. Melalui program quick wins, pemerintah berupaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, tercukupi kebutuhan pangannya, sehat, dan cerdas.
Ia juga menyoroti potensi Kecamatan Sumur di sektor kelautan, pertanian, dan pariwisata yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, termasuk pengembangan homestay dan lapangan kerja lokal.
“Pendidikan anak adalah kunci utama dalam mengentaskan kemiskinan. Seberat apa pun tantangan, perhatian pada pendidikan anak tidak boleh terabaikan,” tegasnya.
Kepala Dinas DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang, Dimas Rahadyan, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi kepada para kader dan penyuluh KB yang disebutnya sebagai pejuang KB di lapangan.
Ia menegaskan bahwa Program Bangga Kencana dan Quick Wins menjadi program prioritas dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, kemandirian ekonomi, serta percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pandeglang.
Hasil dan Harapan
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Desa Sumberjaya diharapkan semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, pengasuhan anak yang berkualitas, serta peran aktif ayah dan ibu dalam membangun ketahanan keluarga. Program Bangga Kencana diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku keluarga menuju pola hidup sehat, sejahtera, dan berdaya.
Ke depan, sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN, pemerintah daerah, DPRD, kader KB, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat agar potensi wilayah Kecamatan Sumur dapat dimaksimalkan, angka stunting dapat ditekan, serta kesejahteraan keluarga meningkat secara berkelanjutan.








