HUT ke-152 Pandeglang, IPNU Soroti Pendidikan, Infrastruktur hingga Pelayanan Publik

Berita22 Dilihat

Tintaindonesia.id, Pandeglang — Dalam momentum Hari Jadi Kabupaten Pandeglang yang ke-152 tahun, kami segenap keluarga besar Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pandeglang mengucapkan selamat dan doa terbaik bagi kemajuan daerah yang kita cintai bersama.

Akan tetapi, dalam usia yang tidak lagi muda ini tidak boleh hanya menjadi seremoni tahunan yang penuh dengan drama, melainkan perlu menjadi evaluasi serius atas capaian dan kegagalan pembangunan daerah.

“Faktanya, sampai saat ini masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan dan menjadi sebuah keluhan oleh masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” Uci, Rabu (1/4/2026).

Baca : Pertarungan Sengit Warnai Kejuaraan Daerah ORADO Kabupaten Tangerang

Di sektor Pendidikan, Uci menegaskan persoalan angka putus sekolah yang sangat tinggi. Bahkan di beberapa wilayah,masih banyak sekolah yang kurang layak dan perlu di perhatikan.

“dari data yang tercatat angka putus sekolah di kabupaten Pandeglang sudah mencapai 42.415,Ini perlu menjadi perhatian khusus karena pendidikan adalah hal utama untuk meneruskan pejuangan bangsa” tegasnya.

“Di sektor pendidikan ini, kualitas sarana prasarana yang terbatas, serta minimnya apresiasi terhadap tenaga pendidik. Padahal guru adalah sebagai ujung tombak pendidikan akan tetapi mereka belum mendapatkan perhatian yang layak, baik dari sisi kesejahteraan maupun dukungan kejelasannya kinerjanya,” tambahnya.

Baca juga : Konflik Bupati–Wabup Lebak: Cermin Gagalnya Etika Kepemimpinan dan Komunikasi Politik

Kemudian di sektor pondok pesantren masih banyak pondok – pondok yang belum terdata scara menyeluruh dan perlu di perhatian terhadap kyai dan guru ngaji.

“Pandeglang merupakan Kota Sejuta Santri Seribu Ulama,Akan tetapi kita masih menyepelekan terhadap kinerja Kyai & Ustadz yang mendidik kita dalam mempelajari ilmu agama, dan kami berharap betul agar pemerintah daerah bisa membantu memfasilitasi/berkolaborasi dengan kami karena masih banyak pondok pesantren yang belum masuk data. “Ujarnya”

Kemudian di sektor infrastruktur, masih banyak masyarakat yang mengeluhkan tentang jalan rusak di berbagai wilayah pelosok yang perlu menjadi perhatian betul dan mempunyai target agar bisa terselesaikan secara menyeluruh.

Belum lagi persoalan kesehatan, banyak sekali keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan nya dan juga banyak masyarakat yang Samapi depresi / stres karena persoalan ekonomi.

“PC IPNU Pandeglang memandang bahwa dari berbagai persoalan di atas menunjukkan masih belum optimalnya tata kelola pemerintahan daerah, baik dari sisi pembangunan,perencanaan, penganggaran, maupun implementasi kebijakan,” pungkasnya.

Oleh karena itu, pada momentum Hari Jadi ke-152 ini, kami mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk:

  1. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pembangunan daerah.
  2. Meningkatkan kualitas dan akses pendidikan secara merata.
  3. Memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan guru.
  4. Memberikan perhatian dan bantuan terhadap Pondok Pesantren, Ulama,kyai & Ustadz.
  5. Memprioritaskan lapangan pekerjaan untuk masyarakat pandeglang.
  6. Memastikan pelayanan publik berjalan scara ramah.

Kami percaya, Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar untuk maju. Namun potensi tersebut tidak akan pernah terwujud tanpa adayan kolaborasi dan keterlibatan dari berbagai pihak.

Dirgahayu Kabupaten Pandeglang ke-152.Pandeglang berkah, Pandeglang petarung.

Uci
Ketua Pimpinan Cabang IPNU Kab Pandeglang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *