Rakorwil II, PW IPNU Banten Perkuat Konsolidasi Organisasi

Berita173 Dilihat

Tintaindonesia.id, Kabupaten Tangerang — Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Banten menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) II sebagai upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan menyatukan arah gerak kepengurusan di tingkat wilayah maupun cabang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13 Maret 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Rakorwil II ini diikuti oleh jajaran pengurus PW IPNU Banten serta perwakilan Pimpinan Cabang (PC) IPNU se-Banten. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis dalam membahas berbagai agenda organisasi, mulai dari sinkronisasi program kerja, penguatan konsolidasi internal, hingga penentuan sikap organisasi terhadap isu-isu terkini.

Ketua PW IPNU Banten, Rekan Muhamad Riziq Shihab, menyampaikan bahwa Rakorwil II menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah organisasi agar gerak IPNU di Banten semakin terarah dan solid.

Baca : Rakorwil II IPNU Banten Desak Pergub Pesantren Segera Terbit

“Rakorwil ini menjadi ruang koordinasi antara PW dengan PC IPNU se-Banten untuk menyamakan persepsi terhadap program kerja yang ada, memperkuat konsolidasi internal organisasi, serta merumuskan sikap terhadap berbagai isu yang berkembang hari ini,” ujarnya.

Selain itu, dalam forum tersebut juga dibahas berbagai pokok-pokok pikiran yang berisi rekomendasi dan usulan strategis kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah Banten. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi kontribusi pemikiran dari kader pelajar Nahdlatul Ulama dalam pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan kepemudaan.

Dalam kesempatan tersebut, Majelis Alumni PW IPNU Banten, Rekan Didin Bandarudin, M.Si., dalam sambutan dan arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesatuan arah gerak organisasi.

“IPNU hari ini harus terus membangun kolaborasi dan menyatukan arah gerak. Dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh kader, organisasi ini akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Majelis Alumni lainnya, Rekan Akbarudin, S.Sy., M.Si., juga menekankan bahwa kader IPNU harus memiliki kepekaan terhadap dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

“IPNU hari ini harus peka terhadap situasi dan perkembangan zaman. Kader IPNU tidak hanya hadir sebagai organisasi pelajar, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu membaca persoalan masyarakat serta menjadikannya sebagai arah juang organisasi dalam menghadirkan solusi dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” jelasnya.

Baca juga : PC SAPMA PP Kota Tangerang Gelar Santunan Dalam Keberkahan Ramadhan

Salah satu hasil penting dari Rakorwil II tersebut adalah kesepakatan bersama antara PW IPNU Banten dan PC IPNU se-Banten untuk mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap penguatan pendidikan pesantren di Provinsi Banten.

Melalui forum Rakorwil ini, PW IPNU bersama PC IPNU se-Banten sepakat untuk mendesak Gubernur Banten agar segera mengesahkan dan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan pelaksana dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

PW IPNU Banten menilai bahwa keberadaan Pergub tersebut sangat penting sebagai landasan teknis dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah terkait penguatan dan dukungan terhadap penyelenggaraan pesantren di Provinsi Banten.

Melalui Rakorwil II ini, PW IPNU Banten berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, komunikasi antara wilayah dan cabang semakin solid, serta IPNU mampu terus hadir memberikan kontribusi pemikiran dan gerakan bagi kemajuan pelajar, pesantren, dan masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *