Tintaindonesia.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini. IHSG ditutup di level 8.859,2, naik 111,06 poin atau 1,27 persen, mencerminkan sentimen positif pelaku pasar terhadap kondisi pasar saham domestik, Senin (5/1/2026).
Sejak pembukaan perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif namun cenderung menguat. Tekanan jual sempat muncul di awal sesi, namun aksi beli kembali mendominasi sehingga mendorong indeks bergerak naik secara bertahap hingga akhir perdagangan.
Secara teknikal, IHSG sempat menyentuh level terendah di kisaran 8.732 sebelum berbalik arah dan melesat menembus area 8.850. Penguatan di penghujung sesi menunjukkan adanya minat beli yang cukup kuat dari investor, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Kenaikan IHSG hari ini juga mengindikasikan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pasar modal Indonesia. Optimisme tersebut tercermin dari konsistensi pergerakan indeks yang membentuk tren naik sepanjang perdagangan.
Analis menilai penguatan IHSG didukung oleh aksi akumulasi investor terhadap saham-saham unggulan, seiring ekspektasi stabilitas ekonomi dan peluang pertumbuhan kinerja emiten ke depan. Selain itu, sentimen positif dari pasar regional turut memberikan dorongan terhadap pergerakan indeks.
Baca juga : Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Mencuat, Politik Nasional Bergejolak
Dengan ditutupnya IHSG di dekat level tertinggi harian, pasar saham Indonesia menunjukkan momentum yang cukup solid. Kondisi ini membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, selama tidak ada tekanan eksternal yang signifikan.
Meski demikian, investor tetap diimbau untuk mencermati dinamika pasar dan melakukan manajemen risiko secara disiplin. Volatilitas masih berpotensi terjadi, seiring respons pasar terhadap perkembangan ekonomi global maupun domestik.
Penguatan IHSG hari ini menjadi sinyal positif bagi pasar modal Indonesia, sekaligus menegaskan daya tarik saham domestik di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.








