IHSG Menguat di Akhir Pekan, Ditutup di Level 8.660 pada Perdagangan Jumat

Ekonomi154 Dilihat

Tintaindonesia.id, Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (12/12/2025), di zona hijau. IHSG ditutup menguat di level 8.660,5, naik 40,02 poin atau 0,46 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan IHSG mencerminkan sentimen positif pelaku pasar yang kembali masuk ke saham-saham unggulan, seiring stabilnya kondisi pasar domestik dan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional menjelang akhir tahun.

Berdasarkan pergerakan intraday, IHSG sempat bergerak fluktuatif di awal sesi perdagangan. Indeks sempat menyentuh level terendah di kisaran 8.585, sebelum berangsur menguat dan mencapai level tertinggi harian di sekitar 8.680.

Baca : Aktivis Perempuan Banten Apresiasi Bantuan Kemanusiaan Raffi Ahmad & Nagita Slavina untuk Korban Banjir Sumatera–Aceh : Tauldan Anak Muda

Memasuki sesi siang, IHSG bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat terbatas. Pola perdagangan menunjukkan adanya aksi akumulasi pada saham-saham berkapitalisasi besar yang menopang laju indeks hingga penutupan pasar.

Analis pasar menilai penguatan IHSG didorong oleh sentimen teknikal yang masih positif, di mana indeks mampu bertahan di atas area support psikologis. Kondisi ini membuka peluang lanjutan penguatan apabila aliran dana investor tetap terjaga.

Selain faktor teknikal, stabilitas nilai tukar rupiah dan ekspektasi kebijakan ekonomi yang kondusif turut menjadi penopang kepercayaan investor terhadap pasar saham domestik.

Baca juga : Presiden Prabowo Tinjau Aceh, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Cepat

Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam tren konsolidasi dengan kecenderungan menguat. Level 8.620–8.640 dipandang sebagai area support terdekat, sementara 8.680–8.700 menjadi area resistance yang perlu ditembus untuk melanjutkan reli.

Dengan penutupan positif di akhir pekan, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati dinamika global dan sentimen domestik pada perdagangan pekan depan, sembari menunggu katalis baru yang dapat mendorong IHSG melanjutkan tren penguatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *